Laravel Tutorial #1 : Apa itu Framework Laravel ?
Dalam mengembangkan website atau situs, pemilihan Framework yang tepat menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan. Jadi, nantinya website yang dihasilkan pasti maksimal, sebab fitur yang ada disesuaikan dengan kebutuhan. Nah, Framework yang banyak direkomendasikan untuk pembuatan website biasanya framework Laravel.
Jika memakai Framework Laravel, biaya pembuatan website jauh lebih hemat. Sebab, fitur-fitur yang ada hanya yang dibutuhkan saja. Jadi, tak hanya hemat biaya, namun disisi lain juga lebih menghemat waktu.
Jadi, apa itu Laravel? Apa kelebihannya? Dan bagaimana tips belajar Laravel agar lebih efektif? Yuk, kita simak artikel tentang Laravel sampai selesai ya.
Apa Itu Laravel?
Laravel merupakan Framework berbasis pemrograman PHP yang dapat digunakan dalam proses pengembangan website supaya lebih maksimal. Penggunaan Laravel akan membuat website yang dihasilkan lebih maksimal dan dinamis.
Kehadiran framework Laravel membuat pemrograman PHP menjadi maksimal dan lebih powerfull. Sebab, kehadiran framework Laravel lebih baik dan fitur-fiturnya pun lebih ringan dibandingkan framework lain.
Framework Laravel ini menggunakan struktur Model View Controller atau MVC. MVC sendiri adalah model aplikasi pemisah antara tampilan komponen aplikasi dan data. Dengan menggunakan model MVC, para pengguna Laravel jadi lebih mudah memahami dan mempelajari Laravel. Dan juga proses pembuatan aplikasi website tentu akan menjadi lebih cepat.
Framework Laravel juga tersedia fitur bawaan yang cukup lengkap, termasuk fitur otentikasi. Jadi, Framework ini cenderung fokus pada level end user. Di mana framework Laravel ini memang sederhana tapi memiliki banyak keunggulan. Baik dari sisi tampilannya maupun sisi penulisan kodenya. Meski begitu, framework Laravel tetap banyak peminatnya untuk membuat aplikasi berbasis web sebab fiturnya yang lengkap.
Hal ini karena fleksibilitasnya dan keungg dalam proses pengembangan aplikasi web, banyak perusahaan yang menggunakan pengembangan dengan Laravel. Baik perusahaan kecil hingga perusahaan besar.
Fungsi Framework Laravel
Dikenal dengan Framework yang memiliki fitur lengkap, Laravel tentu mempunyai fungsi yang mempermudah proses pembuatan website dengan maksimal dan dinamis, serta menghemat biaya dan waktu. Hal ini dikarenakan fitur yang dibuat hanya yang dibutuhkan saja.
Kelebihan dan Kekurangan Laravel
Mungkin sebagai bahan pertimbangan, kamu bisa membaca lebih dulu kelebihan dan kekurangan Framework Laravel ini, yaitu :
1. Kelebihan Laravel
Sangat mudah dipelajari untuk pemula. Proses developing menjadi lebih praktis. Laravel ini sudah digunakan di seluruh dunia, jadi memungkinkan bagi pemula untuk beradaptasi dengan lebih mudah dalam projects baru.
Tools yang ada cocok untuk advance dan developer pemula. Forum dan dokumentasi yang banyak, sehingga kamu dapat berdiskusi jika terjadi kendala atau error. Memiliki dasar template yang cukup ringan. Kode yang dimiliki cukup rapi dibandingkan. Memiliki banyak Fitur yang tersedia.
2. Kekurangan Laravel
Perlu sering melakukan pembaruan kedalam versi baru, dalam waktu yang cepat juga, jika dibandingkan framework lainnya. Pada sedikit kasus, waktu eksekusi Laravel sedikit lebih lambat dibanding CI. Memiliki ukuran kode yang termasuk berat untuk suatu framework.
Fitur-Fitur Pada Laravel
Framework Laravel memang dikenal bagus, sebab memiliki banyak kelebihan, dan juga memiliki banyak fitur-fitur yang tersedia. Apa kamu sudah tahu? Berikut fitur-fitur dari Laravel:
Authentication
Fitur ini adalah fitur yang bisa kamu gunakan dalam membuat website disertai otentikasi. Jadi, lebih mudah dan tidak perlu mengisi kode dari awal, agar fitur otentikasi ada di website kamu.
Testing and Debugging
Dalam Laravel juga sudah tersedia fitur testing dan debugging website. Jadi, kamu tidak perlu khawatir dan repot jika ingin melakukan testing dan debugging.
Routing
Dengan fitur ini, kamu bisa membuat aplikasi dengan mudah dan cepat, sebab dalam framework ini menggunakan bantuan rute untuk memetakan semua request. Kamu juga bisa memberi nama routing, memfilter routing yang sesuai kebutuhan, dan juga membuat suatu pengelompokan.
Blade Template Engine
Framework ini juga tersedia fitur blade yang dapat digunakan mendesain layout secara konsisten.
Composer
Fitur ini membantu kamu dalam meningkatkan dan menyempurnakan proses pengembangan website, dan juga mempermudah proses update-nya.
Tips-Tips Belajar Laravel Yang Efektif
Kamu tertarik mempelajari Laravel? Jika ya, mungkin kamu membutuhkan beberapa tips dan trik mempelajari Laravel untuk pemula, yang akan membuat belajar kamu lebih efektif. Berikut tipsnya.
- Pahami dulu konsep HTML, CRUD, PHP, dan OOP.
- Dengan memilih kode editor yang tepat.
- Gunakan helper function atau bantuan dari Laravel.
- Pelajari juga arsitektur MVC.
- Cobalah membuat sebuah project baru yang sederhana.
- Jika mengalami error dan kendala, kamu bisa mencari penyelesaiannya via internet.
- Eksplor dan evaluasi lebih banyak project.
- Coba bergabung dengan membuat projects tim, yaitu berupa bootcamp atau magang, jadi kamu akan mendapat pengalaman bertemu kendala atau eror lainnya.
- Terakhir, mungkin kamu juga bisa mempelajari CI, jika sudah terbiasa, pasti kamu akan mudah beradaptasi dengan Laravel.
Jadi, Laravel merupakan Framework berbasis pemrograman PHP yang dapat digunakan sebagai proses pengembangan sebuah website, dan Laravel merupakan Framework yang paling populer dibanding yang lain. Kamu juga bisa membaca informasi lengkap Laravel di situs resminya ya, semoga informasi di atas bermanfaat, salam sukses!







